Beranda Berita Israel Terus Gerogoti Al Quds dengan Bangun Pemukiman Yahudi

Israel Terus Gerogoti Al Quds dengan Bangun Pemukiman Yahudi

BERBAGI
Kredit foto: PIP

Al Quds, AHAD.CO.ID- Sumber-sumber media Zionis mengungkapkan, pemerintah “Israel” terus menyetujui rencana-rencana pembangunan pemukiman-pemukiman Yahudi di kota al-Quds yang dua tahun sebelumnya telah dibekukan setelah ada tekanan dunia internasional.

Surat kabar Ibrani “Israel Hume”, Kamis (26/10/2017), di halaman situsnya menyebutkan Komite Perencanaan dan Pembangunan Daerah Pemerintah Kota Zionis di al-Quds, pada hari Rabu mendatang akan menggelar pertemuan, yang diperkirakan akan menyetujui pembangunan 700 unit permukiman baru Yahudi di al-Quds.

Israel Hume menjelaskan bahwa 500 unit permukiman akan dibangun di kompleks permukiman Yahudi Ramat Shalomo di utara al-Quds. Menurut rencana ini, 500 unit akan dibangun di atas tanah seluas 71000 meter persegi yang berada di antara kompleks pemukiman Yahudi Ramat Shalomo dan kampung Shafaat di utara al-Quds.

Seperti dilaporkan kantor berita Arab “Quds Press”, pemerintah kota Zionis di al-Quds mengklaim bahwa tanah yang akan dibangun perumahan tersebut adalah milik Yahudi. Dan tanah yang akan dibelah untuk jalan dan dibangunan bangunan publik adalah tanah milik pribadi warga Palestina yang akan disita dari pemiliknya.

Rencananya Komite juga akan menyetujui 200 unit permukiman Yahudi di kompleks permukiman Yahudi Ramat yang berdiri di atas tanah desa Lafta, Bet Eksa dan Bet Hanina di bagian barat laut di bagian timur kota al-Quds.

Baca juga :   Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di DKI Jakarta Stabil

Disebutkan bahwa pemerintah kota Zionis di al-Quds mulai menggerakkan proyek-proyek permukiman Yahudi di al-Quds setelah pada era pemerintahan Presiden Barack Obama dibekukan karena khawatir ada penentangan dari Washington dan masyarakat internasional, yang melihat bahwa aktivitas pembangunan ini telah melanggar garis merah.

Pada hari Rabu (25/10/2017) lalau pemerintah kota Zionis telah menyetujui pembangunan 176 unit permukiman baru di jantung kampung Jabal Mukabbir di tenggara kota al-Quds.

PBB dan masyarakat internasional menilai semua permukiman Yahudi yang di bangan di tanah Palestina termasuk di al-Quds adalah ilegal, melanggar hukum.

DK PBB baru-baru ini mengadopsi resolusi no 2334 yang menyerukan penghentian total pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina di Tepi Barat dan di al-Quds timur. (was/pip)

PIP | DUDY S TAKDIR