Beranda Berita Gelar Rapat Pleno ke-21, MUI Bahas Hilangnya Budaya Islam di Daerah

Gelar Rapat Pleno ke-21, MUI Bahas Hilangnya Budaya Islam di Daerah

BERBAGI

Jakarta, AHAD.CO.ID- Dewan Pertimbangan Majelis ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pleno ke-21, Rabu (25/10). Rapat pleno kali ini mengambil tema ” Hilangnya Lanskap Budaya Islam di Daerah”.

Menurut Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin yang juga pimpinan rapat, Rapat pleno ini ingin membahas suatu isu penting yang menjadi rekomendasi kongres umat Islam Indonesia ke-6 di Yogyakarta.

“Agar MUI memberi perhatian terhadap lanskap Islami atau budaya Islam di daerah yang ditengarai tergerus oleh waktu, terlindas proses modernisasi mengalami perubahan dan pergeseran,” kata Din dalam pidatonya di Gedung MUI, Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat.

Beberapa tokoh nampak hadir, antara lain wakil ketua DPR Fahri Hamzah dan sejumlah pengurus serta anggota MUI.

Baca juga :   Merenungi Makna Insya Allah

Dalam kesempatan tersebut, Fahri mengungkapkan ada tiga persoalan mendasar tentang budaya Islam di berbagai daerah.

“Permasalahan soal lanskap Islami Indonesia adalah perjuangan persatuan narasi, infrastruktur ekonomi, dan infrastruktur kepemimpinan,” kata dia.

DAMAR AH