Beranda Ekonomi Ziswaf Dapat Jadikan Indonesia Pusat Keuangan Syariah Dunia

Ziswaf Dapat Jadikan Indonesia Pusat Keuangan Syariah Dunia

BERBAGI
Ilustrasi

Jakarta, AHAD.CO.ID- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah lembaga keuangan syariah terbesar di dunia.

“Ya karena memang potensi kita (besar), jumlah umat Muslim kita juga besar jumlahnya,” kata Lukman di Jakarta, Rabu (4/10).

Ia menambahkan, kontribusi zakat dalam kebangkitan keuangan syariah telah mendapat rekognisi negara sejalan dengan visi menjadikan Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dunia.

“Ormas-ormas keagamaan kita luar biasa besarnya jadi ini sebuah potensi yang luar biasa tentu zakat dan wakaf jadi bagian penting,” katanya.

Lukman menjelaskan, potensi dan realisasi penghimpunan zakat sendiri secara nasional serta rekomendasi perbaikan ke depan tercantum dalam Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia yang disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas pada 2015.

Pemerintah tahun ini telah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dalam mendukung masterplan tersebut. Menteri Agama ditunjuk sebagai Dewan Pengarah.

Baca juga :   BNI Syariah Bersama Transjakarta Dukung Penyediaan Transportasi Layak

Untuk itu, ia mengimbau kepada semua elemen untuk lebih progresif dalam mengimplementasikan tata kelola zakat ke lembaga zakat resmi pemerintah yakni Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sesuai dengan mandat agama dan negara.

“Di sinilah menurut saya peran Baznas sebagai salah satu lembaga amil zakat nasional perlu lebih diberi penguatan sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan ke masyarakat,” kata Lukman.

MINA | DANIEL AMRULLAH