Beranda Berita Dakwaan JPU Kepada Ustaz Alfian Dianggap Tak Sesuai Standar

Dakwaan JPU Kepada Ustaz Alfian Dianggap Tak Sesuai Standar

BERBAGI
Ustaz Alfian Tanjung/Ist

Surabaya, AHAD.CO.ID- Pengadilan Negeri Surabaya kembali menggelar sidang dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Ustaz Alfian Tanjung, Rabu (4/10).

Dalam agenda pembacaan dakwaan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang berjumlah 6 orang hadir semuanya. Bahkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak pun turut hadir secara langsung mendakwa Ustaz Alfian Tanjung.

“Kehadiran Kajari ini mungkin agar tidak mengulang kekalahan sebelumnya karena dakwaan telah dibatalkan demi hukum oleh Majelis Hakim pada agenda putusan sela (6/9),” kata koordinator Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT), Abdullah Al Katiri, Rabu (4/10) malam di Surabaya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam menghadapi persidangan dengan dakwaan yang menurutnya cacat hukum, TAAT langsung melanjutkan dengan pembacaan keberatan (eksepsi).

“Karena TAAT telah mendapatkan dakwaan baru tersebut sejak dua pekan lalu,” imbuhnya.

Dalam eksepsinya TAAT mengajukan 5 keberatan, di antaranya; 1) Dakwaan ne bis int idem karena telah diperiksa dan diputus batal demi hukum, 2) dakwaan tidak cermat, tidak lengkap, tidak jelas (obscuur lilbel) karena tidak menguraikan perbuatan pidana, 3) dakwaan salah menerapkan pasal, 4) dakwaan tidak menguraikan unsur-unsur delik melainkan hanya menerjemahkan dari audio visual ke dalam tulisan, 5) pasal yang diterapkan tentang penghapusan ras dan diskriminasi ras dan etnis harus melalui evaluasi dan jusifikasi Komnas HAM, tidak dapat dilaporkan oleh perorangan atau individual.

Baca juga :   Peserta Reuni 212 Tak Sisakan Sampah

“Kami berkeyakinan dengan membaca argumen yuridis dan fakta hukum yang disampaikan oleh penasehat hukum Ustaz Alfian, dakwaan JPU akan diputus oleh Majelis Hakim dengan amar putusan dakwaan batal demi hukum. Tentunya setelah Majelis Hakim mempertimbangkan tanggapan eksepsi dari JPU pada sidang selanjutnya hari senin (9/10),” pungkas Al Katiri.

DUDY S TAKDIR