Beranda Berita LAZNAS BSM Umat  Lepas Tim Ekspedisi Jejak Walisongo Etape Pertama

LAZNAS BSM Umat  Lepas Tim Ekspedisi Jejak Walisongo Etape Pertama

BERBAGI
Tim Ekspedisi Walisongo Etape Pertama/Foto: Dudy

Jakarta, AHAD.CO.ID – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) BSM Umat bekerja sama dengan AHAD.CO.ID memberangkatkan rombongan Tim Ekspedisi Jejak Walisongo Etape Pertama, Rabu, (30/8). Dalam perjalanannya, tim akan singgah di sejumlah pondok pesantren di jalur Pantai Utara Jawa dan melakukan silaturahmi dengan para ulama.

“Tujuan utama ekspedisi ini untuk mengetahui di mana saja warisan keilmuan Walisongo tertinggal. Karena kalau bicara Walisongo sekarang kan hanya identik dengan makam atau peninggalan fisik. Kami ingin menggali lebih dari itu, yakni jejak keilmuan mereka,” kata Direktur Eksekutif LAZNAS BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah saat melepas Tim Ekspedisi Jejak Walisongo di Wisma Mandiri 1, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Indonesia yang dulu dikenal dengan Nusantara ternyata pernah dibicarakan oleh dunia Islam internasional yang bernaung di bawah kesultanan Turki Usmani. Sehingga dikirimkan ulama yang tidak hanya ahli ilmu agama, tapi juga memiliki kemampuan menjawab persoalan duniawi yang dihadapi umat.

“Misalnya Walisongo angkatan satu dipimpin oleh Syaikh Maulana Malik Ibrahim asal Turki, yang berangkat sekitar tahun 1400 M. Beliau adalah ulama yang memiliki keahlian dalam bidang politik dan sistem pengairan,” jelasnya

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Yayasan BSM Umat Meidy Ferdiansyah, menjelaskan, misi Walisongo sebetulnya sejalan dengan visi dan misi LAZNAS BSM Umat,  “yakni mengutamakan penghimpunan dana Zakat Infak dan Sodaqoh (ZIS) melalui kelembagaan dan penyalurannya berorientasi kepada pemberdayaan umat,” kata dia.

Baca juga :   Amien Rais Bakal Hadiri Silaturahmi Jawara Ulama di Bekasi

Sementara itu, Pemimpin Redaksi AHAD.CO.ID, Tjahja Gunawan menjelaskan, berdasarkan studi literatur pihaknya yakin banyak ulama di Pulau Jawa sebetulnya memiliki sambungan silsilah keilmuan hingga ke Walisongo.

“Karena dulu yang membangun pondasi keislaman di Jawa ini kan Walisongo. Berdasarkan literatur yang kami pelajari, para ulama yang tersebar di Pulau Jawa bahkan Indonesia ini masih punya sambungan silsilah keilmuan yang disebut dengan sanad hingga ke Walisongo,” jelasnya.

Karena itu lanjutnya, dengan melakukan penelusuran jejak Walisongo, dia berharap dapat kembali menyambungkan tali yang sempat terputus dan kembali menghidupkan obor yang sempat padam.

Tim Ekspedisi Jejak Walisongo etape pertama beranggotakan 16 orang. Dipimpin Redaktur Eksekutif AHAD.CO.ID, Dudy Sya’bani Takdir, mereka  akan melakukan perjalanan ke beberapa kota, antara lain Subang, Cirebon, Pekalongan, Rembang, Lasem, dan Yogyakarta. Dalam kegiatan ini Laznas BSM Umat mengikutkan Muzakki dan penerima manfaat dalam program Sahabat Mahasiswa untuk berperan aktif dalam kegiatan Laznas BSM Umat.

FARA V SYAHRINI