Beranda Ekonomi Berikan Solusi dari Riba, Tiga Saudara Ini Luncurkan Crowdfunding Pikulbareng.com

Berikan Solusi dari Riba, Tiga Saudara Ini Luncurkan Crowdfunding Pikulbareng.com

BERBAGI
Softlaunching Crowdfunding Islami pikulbareng.com/AHAD.CO.ID-Dudy

Bekasi, AHAD.CO.ID – Riba dan solusinya bukan sekadar pembahasan di pengajian atau majelis taklim saja. Tapi harus diberikan solusi nyata berupa bantuan dana, konsultasi anti riba dan bantuan investasi dari crowdfunds.

Demikian ungkap Apud Dachlan salah satu pendiri Pikulbareng.com pada acara launching di Restoran Khas Arab Larazeta, Tebet, Jakarta, Kamis (17/8/2017) pekan silam.

“Bebas riba ga cuma sekedar bahasan di pengajian, saatnya PIKULBARENG beban modal usaha Anda & Dakwah dengan dukungan MODAL INVESTOR ISLAMIC CROWDFUNDS. Pendanaan mulai Rp. 50 Juta untuk Bisnis, dan Rp. 5 Juta untuk Donasi Dakwah, daftar di klik www.pikulbareng.com”⁠ ujar dari putera kedua pejuang 45 dari Bekasi H. Mhd Dachlan dan Hj Husnul Khatimah, yang kerap digelari si Pitung dari Bekasi ini.

Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya

Sosok H. Mohammad Dachlan, (79 tahun) dan kawan seperjuangan KH Noer Ali, pejuang era kemerdekaan, bukan nama asing di Bekasi, sejumlah aktivis dakwah era 1980-2000 di Bekasi dan Jakarta mengenal beliau sebagai sosok yang mendedikasikan dirinya untuk berjuang membela Islam, bersama sang Istri, ia diamanahi Madrasah Diniyah An Najahul Islam sejak puluhan tahun silam dan menjadi solusi sekolah murah tepat di jantung Kota Bekasi, bersebelahan dengan Masjid Agung Al Barkah, Alun-alun Kota Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga :   Triwulan I Tahun 2017, Aset BRISyariah Meningkat 17,56%

Pikulbareng.com diinisiasi oleh satu putera dan dua mantu H. Mhd Dachlan yang kiprahnya tak perlu ditanya lagi dalam aktivitas dakwah online dan offline. Setiap tahun gelaran sembelih hewan qurban selalu berlimpah, memiliki wilayah binaan yang fokus pada daerah sulit dijangkau seperti Utara Bekasi, dan sulitnya menerjang bukit di Jonggol, Bogor.

“Dakwah itu bil haal, harus dengan perbuatan dan perjuangan riil, jangan cuma duduk-duduk saja di pengajian,” kata D.R Suroso, menantu H. Mhd Dachlan, menirukan pesan mertuanya.,

Atas dasar itulah, konsep dakwah yang dijadikan ‘Blue Print’ pada penerus H Mhd Dachlan adalah dakwah dan dilakukan dengan nyata, “Karena itulah kami melaunching Pikulbareng.com, yang fokus pada solusi masalah riba untuk pikul bisnis, dan donasi dakwah berupa pikul bareng,” ujar A Subekti, Mantu H. Mhd Dachlan, suami dari Dr. Husnul Khuluk, M.Herb, master herbal dan jamu dari lulusan Universitas Indonesia.

DANIEL AMRULLAH