Beranda Berita Ketua MPR Berharap Rabithah Alam Islami Wujudkan Perdamaian di Timteng

Ketua MPR Berharap Rabithah Alam Islami Wujudkan Perdamaian di Timteng

BERBAGI

Jakarta, AHAD.CO.ID- Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menerima kunjungan kehormatan Sekjen Rabithah Alam Islami Muhammad Bin Abdulkarim Al-Isa di Ruang Kerja Lantai 9 MPR, Selasa (15/8). Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan Rabithah dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Rabithah Alam Islami atau Liga Muslim Dunia adalah organisasi yang menghimpun solidaritas negara-negara mayoritas muslim dan memberikan perhatian khusus pada isu kemanusiaan umat Islam. Demikian tulis keterangan pers yang diterima AHAD.CO.ID, Rabu (16/8).

Zulkifli Hasan berharap, Rabithah Alam Islami lebih banyak berperan mendorong kemajuan dunia Islam, termasuk mencari solusi damai terkait berbagai polemik yang kini menimpa negara-negara Arab.

“Umat Islam Indonesia berharap sekaligus mendoakan agar segera hadir damai di Timur Tengah. Sudah terlalu banyak korban jatuh sesama umat Islam,” kata Zulkifli.

Menurutnya, krisis Suriah harus menjadi pekerjaan rumah bagi Rabithah Al-Alam Al-Islami. Karena telah menjadi tragedi yang begitu menyedihkan. Seharusnya ada jalan damai dan dialog.

Zulkifli juga berharap, Rabithah Alam Islami dan Liga Arab menggalang solidaritas kemanusiaan untuk membantu saudara sesama muslim di Palestina.

Baca juga :   Kerjakan Lima Syarat Ini, Maka Anda Boleh Maksiat Sepuasnya

“Mari buktikan Ukhuwwah Islamiyah itu terwujud dengan membantu saudara kita di Palestina. Semoga Rabithah bisa menjembatani persatuan umat untuk Palestina,” ujarnya.

Zulkifli Hasan menyebut perlu ada peningkatan kerjasama antara liga dunia Islam dengan pemerintah maupun masyarakat Indonesia. Karena bagi Indonesia, Rabithah Al-Alam Al-Islami tak ubahnya seperti saudara sendiri.

Pertemuan sendiri berlangsung hangat dan keduanya saling memuji. Muhammad Bin Abdulkarim Al-Isa menyampaikan terima kasih pada Ketua MPR untuk masukannya bagi perbaikan dunia Islam.

“Kita saling menguatkan, kita adalah satu. Dukungan Indonesia sangat penting untuk kemajuan dunia Islam,” tutup Muhammad.

DAMAR AH | DANIEL AMRULLAH