Beranda Berita Bentrok Dengan Polisi, Sedikitnya 20 Warga Palestina Terluka

Bentrok Dengan Polisi, Sedikitnya 20 Warga Palestina Terluka

BERBAGI
Masjid Al-Aqsa/backpackerumrah.com

Yerusalem, AHAD.CO.ID – Sedikitnya 20 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi di Yerusalem Timur, Kamis malam, (20/7), saat Kabinet Keamanan Israel menunda pembahasan mengenai pemindahan detektor logam yang kontroversial di Masjid Al-Aqsa.

“Setelah salat malam di kompleks Masjid Al-Aqsa, puluhan umat Islam turun dari puncak bukit. Mereka melemparkan batu dan botol kaca ke arah polisi,” kata Juru Bicara Kepolisian, Luba Samri. “Pihak kepolisian melemparkan puluhan granat stun untuk membubarkan massa.”

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memimpin rapat khusus Kabinet Keamanan untuk membahas pemindahan detektor logam tersebut, di Kementerian Pertahanan, Tel Aviv. Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah menteri dan Kepala Keamanan Israel.

Para pemimpin muslim mengajak penduduk Yerusalem Timur untuk berdoa bersama pada hari Jum’at, (21/7), untuk memprotes tindakan Israel tersebut. Mereka mensinyalir, pemasangan gerbang dengan detektor logam tersebut merupakan usaha Israel untuk menguasai kawasan tersebut.

Baca juga :   Konflik Saudi-Qatar Merembet Ke Urusan Haji

Masyarakat Palestina, serta beberapa negara Arab, telah mendesak Israel untuk memindahkan gerbang tersebut. Tindakan Israel tersebut dinilai telah melanggar status quo yang telah berlangsung lama, yaitu Wakaf Muslim yang berhak mengurus situs tersebut.

Pihak keamanan Israel memasang gerbang detektor di wilayah Masjid Al-Aqsa pasca penyerangan oleh tiga warga Palestina, yang menyebabkan dua polisi Israel tewas. Paska kejadian itu, polisi Israel dan militer meningkatkan penjagaan di lokasi tersebut dengan mengirimkan ratusan polisi, polisi perbatasan, juga lima brigade tentara.

XINHUA | FARA V SYAHRINI