Beranda Berita Ini Tanggapan Zakir Naik Soal Pencabutan Paspornya oleh Pemerintah India

Ini Tanggapan Zakir Naik Soal Pencabutan Paspornya oleh Pemerintah India

BERBAGI

Jakarta, AHAD.CO.ID- Pemerintah India resmi mencabut paspor pakar perbandingan agama internasional, Dr. Zakir Naik (DZN). Pencabutan paspor itu dilakukan setelah Badan Investigasi Nasional India (NIA) berkali-kali gagal menghadirkan DZN dalam investigasi terkait tuduhan mendanai tindakan teror. Demikian tulis Times of India, Rabu (19/7).

Secara terpisah, DZN mengaku baru mengetahui berita pencabutan paspornya dari beberapa media massa. “Saya tahu dari beberapa media India, dan juga melalui pengacara saya di India,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (19/7).

Saat ini DZN beserta keluarganya tinggal di Malaysia, negara tersebut dipilih karena sejak April lalu pemerintah Malaysia telah memberikan status permanent resident untuk DZN yang berlaku selama lima tahun.

“Saya sejak lama sudah menjadi Permanent Resident di Malaysia. Begitu juga seluruh keluarga saya. Malaysia negara yang aman. Saya sudah mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara Malaysia,” terangnya.

Baca juga :   FPI Resmi Laporkan Ade Armando ke Bareskrim

Lebih lanjut saat ditanya apa DZN berminat menjadi Warga Negara Indonesia, pemimpin Yayasan Riset Islam (IRF) itu mengaku senang jika mendapat kesempatan menjadi WNI.

“Namun keputusannya tentu berada di tangan Pemerintah Indonesia dan sejauh ini saya belum mengajukan permohonan resmi,” kata dia.

Kendati sudah melakukan pemeriksaan terhadap adik DZN, Nailah Noorani dan pembantu dekatnya Amir Abdul Mannan Gazdar, pemerintah India masih kesulitan membuktikan tuduhan DZN terlibat pendanaan tindakan teror dan pencucian uang.

DUDY SYA’BANI TAKDIR