Beranda Ekonomi Indonesia Original Brand #1 Champion: Rumah Zakat untuk Nusantara dan Dunia

Indonesia Original Brand #1 Champion: Rumah Zakat untuk Nusantara dan Dunia

BERBAGI
CEO Rumah Zakat, Nur Efendi menerima penghargaan IOB di Hotel Shangri La, Jakarta, Selasa (18/7)/Dok Rumah Zakat

Jakarta, AHAD.CO.ID- Tahun 2017 ini, Rumah Zakat berusia 19 tahun. Sebuah usia yang relatif muda bagi sebuah organisasi untuk merealisasikan visi dan misinya. Meski demikian, banyak target perbaikan kualitas kinerja dan karya untuk bangsa yang menjadi komitmen Rumah Zakat. Antara lain memberikan layanan terbaik bagi donatur, mitra, dan masyarakat penerima manfaat program pemberdayaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola.

Komitmen dan kinerja Rumah Zakat mendapatkan apresiasi yang hangat dari publik. Diantaranya adalah terpilihnya Rumah Zakat menjadi #1 Champion Indonesia Original Brand (IOB) yang dirilis oleh Majalah SWA dan SWA Business Digest, untuk kategori ZIS. Empat variabel yang diukur dalam survei IOB ini adalah satisfaction, loyalty, advocation, dan local brand competitiveness level. Demikian tulis keterangan yang AHAD.CO.ID terima, Rabu (19/7).

Baca juga :   BAZNAS Resmikan Rumah Sehat di Sulawesi Tengah

Satisfaction diukur dari pernyataan responden tentang kemampuan lembaga untuk memenuhi fungsi utama kualitas yang ditawarkan, serta perbandingan manfaat dan biaya. Loyalty diukur dari seberapa besar kesukaan terhadap brand Rumah Zakat dan kemungkinan menggunakan kembali layanan di masa akan datang.

Local Brand Competitiveness Level diukur dari kecenderungan penggunaan brand jika dibandingan dengan brand sejenis dari luar negeri. Advocacy diukur dari perbincangan, rekomendasi, dan pembelaan yang dilakukan oleh responden, termasuk diantaranya di dunia online.

“Saat ini, kami lebih mengoptimalkan teknologi digital sebagai sarana utama untuk menggaet donatur baru dan melayani donatur yang sudah lama. Kami juga terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan misi yang kami pegang yaitu memberdayakan dana zakat untuk pembangunan masyarakat,” papar CEO Rumah Zakat, Nur Efendi, Selasa (18/7)