Beranda Gaya Hidup Menikmati Seni Islam Bersejarah di Islamic Arts Museum Malaysia

Menikmati Seni Islam Bersejarah di Islamic Arts Museum Malaysia

BERBAGI
Islamic Arts Museum Malaysia/wikipedia.com

Kuala Lumpur, AHAD.CO.ID – Berkunjung ke Malaysia, sempatkan untuk singgah di Islamic Arts Museum, yang terletak di pusat kota Kuala Lumpur, tak jauh dari Masjid Negara. Museum yang berdiri sejak 1998 ini merupakan salah satu dari museum-museum yang menampilkan karya seni Islam bernilai sejarah di dunia.

Islamic Arts Museum memiliki dua lantai yang difungsikan sebagai galeri permanen, dan dua tambahan galeri khusus untuk pameran-pameran yang sifatnya sementara. Galeri-galeri di museum ini dibuat tanpa sekat, agar pengunjung dapat melihat semua koleksi tanpa harus keluar-masuk ruangan.

Terdiri dari dua lantai ruang galeri, Islamic Arts Museum ini menyuguhkan ragam kesenian Islam yang menarik. Mulai dari karya arsitektur berupa miniatur masjid dari beragam negara, termasuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, hingga permadani Badui. Ada juga tampilan ruang tamu Ottoman dari sekitar tahun 1235 H.

Miniatur masjid/iamm.org.my

Sebagai museum seni Islam, tak lengkap rasanya jika tak ada galeri Al-Quran. Museum ini menampilkan beberapa halaman dari Al-Quran tertua yang masih utuh, dari sekitar abad ke 8. Ayat-ayat dan hadits tersaji di sini dalam bentuk kaligrafi, yang secara keseluruhan menggambarkan perkembangan kaligrafi dari berbagai belahan dunia.

Baca juga :   Muhibbah ke Masjid-Masjid di Benua Biru; Masjid Ulu Utrecht
Al-Quran sekitar abad keempat Hijriyah/iamm.org.my

Uniknya lagi, museum ini juga memiliki galeri khusus yang memajang aneka karya seni Islam dari India dan Tiongkok. Galeri India menyajikan peninggalan sejarah dari Dinasti Mughal, seperti perhiasan, alat-alat rumah tangga dari kulit, emas, dan kaca, juga pakaian dari sutra dan brokat. Sedangkan, galeri Tiongkok menampilkan potongan-potongan dari Dinasti Ming, juga saat Islam menyebari di daratan Tiongkok, seperti aneka tembikar dan naskah Al-Quran yang unik.

Buka dari pukul 10.00 hingga 17.00 waktu setempat, museum ini juga dilengkapi dengan restoran, toko souvenir, perpustakaan, juga beragam kegiatan menarik untuk anak-anak.

MVSLIM.COM | FARA V SYAHRINI