Beranda Berita Dari Yaman, Ini Seruan Habib Rizieq untuk Seluruh Elemen Gerakan ABI

Dari Yaman, Ini Seruan Habib Rizieq untuk Seluruh Elemen Gerakan ABI

BERBAGI
Habib Rizieq/Ist

Jakarta, AHAD.CO.ID- Habib Rizieq Syihab mengingatkan kepada semua gerakan yang terlibat dalam berbagai Aksi Bela Islam untuk saling menguatkan satu sama lain. Dia juga meminta agar tidak ada kecurigaan antar elemen gerakan.

“Dengan izin Allah SWT dan karunia-Nya selama ini semua elemen gerakan saling melengkapi dan saling menyempurnakan. Allah SWT telah memberkahi kebersamaan semua elemen dalam perjuangan, sehingga kemenangan demi kemenangan berhasil dipetik oleh umat Islam atas pertolongan Allah SWT,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima AHAD.CO.ID, Ahad (2/7).

Lebih lanjut Habib menegaskan, saling pengertian di antara semua elemen gerakan harus tetap dijaga. Tidak boleh terpecah karena isu atau prasangka, sehingga saling curiga yang bisa mengantarkan kepada perpecahan dan kehancuran perjuangan.

“Jika terhadap “lawan” kita harus bersikap “negatif thinking” yaitu berfikir negatif untuk tetap membangun kewaspadaan, maka terhadap “kawan” kita wajib bersikap “positif thinking” yaitu berfikir positif untuk menjaga persatuan dan persaudaraan,” tegasnya.

Karenanya, lanjut Habib, pertemuan Pimpinan GNPF MUI dengan Presiden Republik Indonesia dan para menterinya di Istana Negara, harus dimaknai sebagai bagian peran GNPF MUI yang sejak awal berdiri selalu pro aktif membangun komunikasi dan dialog dengan semua pihak. Jangan diartikan sebagai bentuk pelemahan perjuangan, apalagi pengkhianatan.

Untuk itu, kata Habib, GNPF MUI akan menggelar rapat akbar dengan pimpinan semua elemen juang untuk melaporkan tentang apa yang sudah dan sedang serta akan dilakukan GNPF MUI dalam perjuangan Aksi Bela Islam selanjutnya.

“Insya Allah, rapat akbar yang akan digelar GNPF MUI yang akan datang ini akan menjadi satu forum silaturrahmi untuk lebih memperkuat tali persaudaraan dan persatuan semua elemen juang yang pro Aksi Bela Islam selama ini,” katanya.

Baca juga :   NU Minta Pemerintah Lebih Tegas Kepada Myanmar Soal Rohingya

Habib juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua elemen bangsa yang selama ini selalu bersama para Habaib dan Ulama mengawal Aksi Bela Islam untuk perjuangan melawan kezaliman dan kemunkaran.

Mulai dari gerakan GNPF MUI yang terus membangun Dialog dengan semua pihak termasuk dengan Pemerintah Republik Indonesia, lalu gerakan Tim Pembela Ulama dan Aktivis yaitu TPUA yang terus membangun komunikasi hukum, kemudian gerakan Presidium Alumni 212 yang terus membangun perlawanan secara konstitusiional, juga gerakan Gentari dan Gerakan Bela Negara (GBN) serta lainnya dari elemen kebangsaan yang terus membangun kesadaran tentang pentingnya kembali ke UUD 1945 yang Asli, hingga gerakan Muslim Cyber Army yang terus membangun opini perlawanan di dunia siber.

Termasuk gerakan Pondok Pondok Pesantren dan Majelis-Majelis Ta’lim serta Majelis-Majelis Dzikir dalam memberi semangat juang kepada umat Islam di berbagai Daerah.

Termasuk juga gerakan Ormas-Ormas Islam dan Ormas-Ormas Kebangsaan yang terus merajut persatuan bangsa dalam penegakan keadilan. Tidak terkecuali gerakan partai politik yang pro keadilan dan pro rakyat.

“Saya dari kejauhan selalu memonitor dan mencermati serta mengevaluasi semua pergerakan para sahabat baik dari kalangan Islam maupun Nasionalis di negeri tercinta Indonesia. Untuk itu saya hanya ingin nyatakan, stop perdebatan via medsos karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat,” pungkasnya.

DUDY SYA’BANI TAKDIR