Beranda Berita Nuzulul Quran, Pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Aceh Selatan Dilantik

Nuzulul Quran, Pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Aceh Selatan Dilantik

BERBAGI
Logo Dewan Dakwah Aceh/klikkabar.com

Aceh, AHAD.CO.ID – Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Sabtu, (17/6), pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Aceh Selatan dilantik di Masjid Nurul Falah, Kampung Keude Runding, Kluet Selatan, Aceh Selatan. Maryadi Sabi, MA, terpilih sebagai Ketua yang akan memimpin sejumlah pengurus harian dan beberapa bidang untuk memperkuat gerakan dakwah di Aceh Selatan.

“Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk memajukan organisasi ini,” kata Maryadi, dalam sambutannya.

Staf Ahli bidang Ekonomi Kabupaten Aceh Selatan, Cut Sazaliman, S.Stp, mengharapkan sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dengan Dewan Dakwah dalam menyelesaikan persoalan umat. Menurutnya, tantangan dakwah makin berat, sehingga diperlukan kerjasama dari berbagai elemen, termasuk dai.

“Pemerintah Aceh Selatan tidak bisa melaksanakan sendiri proses penegakan syariat Islam,” tegasnya.

Sementara itu, Pengurus Daerah Dewan Dakwah Aceh, Dr. Hasanuddin Yusuf Adan, MA, meminta pengurus terpilih segera menyusun program kerja. untuk menjalankan kegiatan-kegiatan dakwah di Aceh Selatan. Ia mengutip sejarah pendirian Dewan Dakwah oleh Alm. Mohd. Natsir, sebagai gerakan melawan kristenisasi, sekularisasi, dan penyusupan pemikiran komunis.

Baca juga :   IPW: Densus 88 Harus Turun Buru Pelaku "Bom Mobil" Cawang

“Di Aceh, kita bergerak menyiapkan kader dai melalui Akademi Dakwah Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima AHAD.CO.ID, Senin, (19/6).

Pelantikan Pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Aceh Selatan ini juga diisi tabligh akbar dalam rangka peringatan Nuzulul Quran. Dalam ceramahnya, Pengurus Dewan Dakwah Aceh, Ustadz Mursalin Basyah, Lc, menekankan pentingnya persatuan di antara umat Islam untuk berjalannya dakwah. Ia juga mengingatkan tentang keutamaan amar ma’ruf dan nahi munkar dalam berdakwah.

“Jika amaar ma’ruf dihentikan, dakwah tidak berjalan, Allah akan memberikan bencana bukan hanya pada pelaku maksiat, tapi juga pada orang-orang saleh dan dai yang apatis dengan kondisi umat,” pungkasnya.

FARA V SYAHRINI