Beranda Gaya Hidup NTB Luncurkan Pesona Khazanah Ramadan di Bumi Seribu Masjid

NTB Luncurkan Pesona Khazanah Ramadan di Bumi Seribu Masjid

BERBAGI
Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi bersama Istri, Hj Erica Zainul Majdi saat menjemput Putri Thailand, Princess Maha Chakri Sirindhorn’s di Lombok Internasional Airport, Kamis 10 Maret 2016/Lombok Today

Jakarta, AHAD.CO.ID- Nusa Tenggara Barat (NTB) berencana menggenjot kunjungan wisatawan di bulan Ramadan. Daerah yang unggul sebagai destinasi wisata halal ini meluncurkan program Pesona Khazanah Ramadan di Bumi Seribu Masjid.

Gubernur NTB, Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi mengatakan, pihaknya dengan senang hati mengundang para wisatawan untuk mengisi aktivitas Bulan Ramadan dengan berwisata yang sarat muatan religi di NTB, khususnya Lombok- Sumbawa.

“Kalau ingin menikmati wisata di bulan suci ini, datanglah ke Lombok, kalau mau menikmati aneka aktivitas Ramadan, berkunjunglah ke Lombok. Diharapkan Pesona Khazanah Ramadhan di Bumi Seribu Masjid dapat menciptakan wisata spiritual bagi wisatawan yang berkunjung ke NTB,” kata TGH baru-baru ini.

TGH mengungkapkan, program ini dimaksudkan untuk tiga tujuan. Pertama, NTB ingin berkontribusi mendinginkan situasi yang tidak nyaman pasca-ketegangan di Pilkada.

Baca juga :   Film Religi Menjual Kreativitas, Bukan Menjual Agama

“Kami di NTB ingin berkontribusi mendinginkan suhu hangat politik. Dengan kegiatan spiritual ini semoga situasi jadi lebih nyaman dan ketegangan dikendurkan,” ujar TGH.

Kedua, program Pesona Khazanah Ramadan yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan ekonomi di NTB saat bulan Ramadan. Sehingga Ramadan yang sebelumnya merupakan low season atau musim sepi untuk wisata, diharapkan dapat menjaring banyak wisatawan.

“Selama ini Ramadan identik dengan tidak melakukan apapun kecuali darurat. Hal ini menyebabkan layanan publik menurun dan produktivitas mengendor. Kami ingin simbol keagamaan berkolerasi positif dengan masyarakat dan keseluruhan bangsa. Ramadan adalah energi yang besar, kita ingin menunjukkan Ramadan tidak diam tapi banyak gerak agar berkah,” jelas Zainal Majdi.