Beranda Berita Terkait Pengusiran Ketum FPI, Begini Tanggapan Ketua Ikatan Dayak Islam

Terkait Pengusiran Ketum FPI, Begini Tanggapan Ketua Ikatan Dayak Islam

BERBAGI

Pontianak, AHAD.CO.ID- Ketua Ikatan Dayak Islam Kalimantan Barat yang juga Penasehat Dewan Adat Dayak Kalbar, Prof. Ir. Alamsyah menyayangkan ucapan Gubernur Kalbar, Drs Cornelis,MH yang dianggapnya provokatif.

Akibatnya, Ketua DPP FPI Ustaz Achmad Sobri Lubis, dan Ustaz Hidayat Quaiandri Batang Taris batal melantik ketua DPC FPI Kubu Raya karena diusir kelompok masyarakat Dayak di Bandara Supadio, Pontianak, Jumat (5/5).

“Tidak pantas Drs. Cornelis, MH selaku Gubernur Kalbar menyampaikan kata – kata provokatif sehingga timbul potensi konflik seperti sekarang,” tegasnya dalam pernyataan yang diterima AHAD.CO.ID, Sabtu (6/5).

Menurutnya, masyarakat Dayak tidak pernah membenci umat Islam, karena di dalam suku Dayak juga banyak yang Islam.

“Siapapun yang datang ke wilayah Kalbar dipersilakan, asalkan jangan sampaikan dakwah yang sifatnya provokatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekjen MADN Kalbar sekaligus Ketua Harian DAD Kalbar, Yakobus Kumis menegaskan Gubernur Kalbar justru menghimbau agar tidak ada pengerahan massa terkait kedatangan rombongan DPP FPI.

Baca juga :   Peserta Reuni 212 Tak Sisakan Sampah

“Berdasarkan arahan dari Ketua DAD Kalbar Bapak Drs. Cornelis, MH, tidak ada gerakan massa dari kelompok masyarakat dayak terkait kedatangan Ketua Umum FPI Pusat ke Kalbar,” kata Yakobus.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Musyafak mengatakan penolakan yang dilakukan pihak Kepolisian bukan berarti membela masyarakat dayak.

“Tapi penghadangan dan penolakan terkait kedatangan Ketua Umum FPI Pusat ke Kalbar oleh pihak Kepolisian merupakan pertimbangan utama untuk menciptakan sitkamtibmas aman dan kondusif di Kalbar,” tegasnya.

Reporter: Fadli Alief
Editor: Daniel Amrullah