Beranda Berita Pemuda Muhammadiyah Laporkan JPU Ahok Karena Dinilai Tidak Independen

Pemuda Muhammadiyah Laporkan JPU Ahok Karena Dinilai Tidak Independen

BERBAGI

Jakarta, AHAD.CO.ID- Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melaporkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sidang penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Komisi Kejaksaan.

Menurut Direktur Satgas Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah, Ghufroni PP Pemuda Muhammadiyah menilai JPU tidak independen dalam tuntutannya terhadap Ahok.

“Kita laporkan JPU ke Komjak (Komisi Kejaksaan), sudah kami siapkan surat pengaduannya, dan kami sertakan dasar-dasar pengajuan pengaduan ini, baik yuridis dan sosiologis,” kata Ghufroni kepada media di Komisi Kejaksaan, Jakarta Selatan, Rabu (26/4).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pelaporan dilakukan karena apa yang dilakukan oleh JPU bertentangan dengan UU kejaksaan Pasal 37. “Kita akan mengadukan terkait JPU ini dulu, dan nanti lengkapnya akan dibicarakan lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Hukum Faisal mengungkapkan, Pasal 37 yang dimaksud pada ayat satu (1) adalah Jaksa Agung bertanggung jawab atas penuntutan yang dilaksanakan secara independen demi keadilan berdasarkan hukum dan hati nurani.

Baca juga :   UAS Tak Ingin Perpanjang Masalah Persekusi

“Lalu pada pasal dua (2), pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan prinsip akuntabilitas,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Pedri Kasman, salah satu saksi pelapor kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok.

Reporter: Damar AH
Editor: Daniel Amrullah