Beranda Berita Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Akan Laporkan JPU Ahok ke Komisi Kejaksaan

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Akan Laporkan JPU Ahok ke Komisi Kejaksaan

BERBAGI

Jakarta, AHAD.CO.ID- Salah satu pelapor kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Pedri Kasman enggan menghadiri sidang penyampaian pledoi (pembelaan) pihak terdakwa.

Pedri menegaskan tidak menghadiri sidang lantaran pembacaan pledoi tersebut hanyalah seperti sandiwara.

“Saya tidak berminat hadir sidang Ahok hari ini. Kami tidak tertarik mendengarkan pledoi Ahok,” ujar Pedri dalam keterangannya yang diterima AHAD.CO.ID, Selasa (25/4).

Sidang penyampaian pledoi tersebut digelar pagi ini, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

Pedri, yang saat melaporkan kasus itu mewakili Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), merinci alasannya enggan hadiri sidang.

“Karena kami memandang tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) sangat lemah, tak bernilai sebagai penuntutan yang sungguh-sungguh,” jelasnya.

Pada sidang pekan lalu, JPU menuntut Ahok dengan hukuman 1 tahun penjara dan masa percobaan 2 tahun.

Tuntutan JPU itu, kata Pedri, jauh dari harapan tegaknya keadilan, mengabaikan fakta-fakta persidangan, serta melemahkan dakwaan JPU sendiri.

Baca juga :   Pikat Wisatawan Halal, Riau Gelar Triathlon Sunah

“Memang patut diduga sikap JPU itu karena diintervensi. Jika intervensi ini benar, maka kami minta Jaksa Agung dicopot saja. Karena itu benar-benar malapetaka bagi penegakan hukum di negeri ini,” tegas Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah ini,” tegasnya.

“Jadi, pledoi Ahok hari ini tak lebih hanya ibarat sebuah sandiwara,” kata Pedri.

Terkait itu, Pedri mengaku pihaknya akan melaporkan JPU perkara Ahok ke Komisi Kejaksaan (Komjak), besok, Rabu (26/04/2017) rencananya pukul 09.00 WIB.

Editor: Daniel Amrullah