Beranda Berita Puluhan Rudal Tomahawk AS Serang Pangkalan Udara Suriah

Puluhan Rudal Tomahawk AS Serang Pangkalan Udara Suriah

BERBAGI
Peluncuran rudal tomahawk/Reuters

Washington, AHAD.CO.ID- Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pasukannya untuk melancarkan serangan peluru kendali ke sebuah pangkalan udara Suriah yang menjadi asal serangan senjata kimia maut diluncurkan. Trump menyebut aksinya ini untuk kepentingan keamanan nasional Amerika dalam melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Para pejabat tinggi AS mengungkapkan militernya menembakkan puluhan peluru kendali ke pangkalan udara yang digunakan pasukan Suriah, sebagai jawaban AS terhadap serangan gas beracun ke daerah yang dikuasai pemberontak Selasa silam.

Menghadapi krisis kebijakan luar negeri terbesarnya sejak dilantik Januari lalu, Trump mengambil langkah kebijakan paling keras dalam enam tahun perang saudara Suriah. Dan itu juga berarti menempatkan dia dalam risiko besar berhadapan dengan Rusia dan Iran yang merupakan dua sekutu utama Assad.

Baca juga :   Gelar Peringatan Maulid, DRP Ajak Umat Teladani Sifat Penyayang Rasulullah

“Upaya bertahun-tahun sebelumnya untuk mengubah prilaku Assad telah sama sekali gagal dan secara dramatis gagal,” kata Trump dari resortnya di Mar-a-Lago saat menjamu Presiden China Xi Jinping.

Sekitar 50 rudal Tomahawk diluncurkan dari dua kapal perang Angkatan Laut AS –USS Porter dan USS Ross– di Laut Mediterania timur dengan membidik berbagai target, mulai landasan, pesawat tempur, sampai stasiun pengisian bahan bakar pesawat, di Pangkalan Udara Shayrat.

Dampak dari serangan yang dilancarkan pukul 8:45 waktu setempat (Jumat 8.45 pagi WIB), belum diketahui pasti.

Televisi pemerintah Suriah menyebutkan bahwa “agresi Amerika” telah membidik sebuah pangkalan militer Suriah, namun serangan itu akan terpatahkan.