Beranda Headline Kapal Misi Kemanusiaan untuk Rohingya Merapat di Yangon

Kapal Misi Kemanusiaan untuk Rohingya Merapat di Yangon

BERBAGI

Yangon, AHAD.CO.ID- Bantuan kemanusiaan untuk warga etnis Muslim Rohingya dalam misi “Food Flotilla for Myanmar” tiba di Pelabuhan Thilawa Yangon, Myanmar, Kamis siang (9/2).

Kepala Misi Food Flotilla for Myanmar, Datuk Seri Abdul Aziz Abdul Rahim menyerahkan secara simbolis bantuan kemanusiaan berupa paket alat kebersihan diri (sabun mandi, sikat gigi, dan pasta gigi) kepada Menteri Kesejahteraan Sosial Myanmar, Win Myat Aye mewakili Pemerintah Myanmar.

Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Reezal Merican Naina Merican juga hadir pada acara serah terima bantuan di terminal internasional pelabuhan tersebut.

Bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Muslim Rohingya melalui pemerintah Myanmar berupa 10.000 paket alat kebersihan diri, 12.000 kotak air mineral, dan 50.000 kotak mie instan, ditambah 300 ton beras yang dibeli di Myanmar.

Barang bantuan kemanusiaan sebesar 200 ton dari Kapal Nautical Aliya bersama 300 ton yang telah berada di Myanmar itu akan disalurkan kepada Etnis Rohingya di Sittwe dan Maundaw, Myanmar.

Wakil Ketua Misi Pelayaran Food Flotilla, Mohd. Azmi Abdul Hamid mengatakan ia mengharapkan kepada pemerintah Myanmar untuk meningkatkan kerjasama dan meyakinkan bantuan akan diserahkan pemerintah kepada warga Rohingya.

“Saya tadi sampaikan kepada Menteri Win Myat Aye, saya berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan Myanmar, dan berharap bantuan ini benar-benar sampai,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, proses bongkar barang bantuan dari kapal ke pelabuhan masih terus berlangsung.

Salah seorang relawan asal Sulawesi, Indonesia, Abdurrahman mengatakan harapannya untuk dapat melihat dan menyampaikan bantuan secara langsung.

Baca juga :   Yusril: HTI Belum Mati, Baru Pingsan Masih Bisa Siuman Lagi

“Tapi semoga bantuan ini benar-benar sampai dan dipastikan oleh pemerintah Myanmar diterima oleh para pengungsi Rohingya,” katanya.

Kapal Nautical Aliya dalam misi Food Flotilla for Myanmar akan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Chittagong, Bangladesh, Jumat siang yang semula dijadwalkan malam ini disebabkan air surut dan kapal belum bisa keluar. Rencananya, bantuan kemanusiaan yang tiba di Pelabuhan Chittagong akan disalurkan ke kamp pengungsi Rohingya di Teknaf, Kutupalong dan Nayapara, Bangladesh.

Food Flotilla for Myanmar merupakan program kemanusiaan bagi Muslim Rohingya yang tertindas digagas Majelis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM) dan Kelab Putra 1 Malaysia, bekerjasama dengan 31 LSM dari 11 negara terdiri dari aktivis, tenaga kesehatan, jurnalis, keamanan, dan kru kapal.

Berlayar membelah Laut Andaman pulang pergi selama kurang lebih 20 hari membawa 2.300 ton bantuan berupa beras, mie instan, makanan siap saji, perlengkapan mandi, pakaian, juga selimut untuk diberikan kepada puluhan bahkan ratusan ribu pengungsi Rohingya di Sitwee, dan Teknaf berbatas Bangladesh.

Sumber : Mi’raj Islamic News Agency